Inilah Alasan Untuk Selalu Mampir Facial dan Hair Spa di Larissa Kalau ke Yogyakarta

Dulu aku kuliah di Yogyakarta selama 4 tahun. Selama 4 tahun itu, aku punya masalah dengan kulit muka berjerawat, walaupun tidak parah tetapi cukup mengganggu penampilan. Akhirnya aku mengikuti saran kakak untuk treatment di Larissa Aesthetic Center, kebetulan kampusku dekat dengan Galeria Mall, aku pun dapat treatment dengan rutin. Sekali treatment ternyata hasilnya kelihatan. Jerawat pun menjadi sedikit dan pelan-pelan menghilang. Selepas dari kuliah di Yogya, aku pun pindah ke Jakarta untuk bekerja.

Di Jakarta, mencari tempat treatment yang terpercaya dan harganya terjangkau cukup sulit. Kalaupun harganya agak terjangkau, antriannya itu luar biasa ramai apalagi kalau datangnya setelah jam pulang kantor dan weekends. Alhasil, aku tidak pernah treatment lagi di Jakarta.

Beruntung teman kuliah dan adikku masih di Yogya, jadi kesempatan untuk ke Yogya itu masih ada. Setiap kali ke Yogya pasti aku menyempatkan diri untuk melakukan treatment, sekalian memanjakan diri setelah lelah bekerja di ibukota. Sudah harganya terjangkau, hasilnya juga maksimal dan memuaskan.

galeria1 Alasan Facial dan Hair Spa di Larissa Yogyakarta
Larissa di Galeria Mall (photo credit: larissa.co.id)

Ohya, yang belum tahu keunggulan Larissa daripada aesthetic center lainnya adalah Larissa merupakan klinik kecantikan estetika pratama yang mengusung konsep “Natural Ingredient with High Technology” yaitu sistem perawatan wajah, perawatan rambut hingga perawatan tubuh dengan memakai bahan alami yang disinergikan penggunaan teknologi modern dengan harga terjangkau.

Pilihan treatment-nya banyak macam, kalau bingung kamu bisa tanya ke Mbak front desk atau konsultasi dengan dokternya langsung secara free. Ketika masih jerawat dulu, aku sering memilih treatment bio acne, blue light, dan segala yang berhubungan dengan jerawat, biar jerawatnya ngga muncul lagi gitu. Kalau ada promo treatment lainnya seperti paket silver dan gold, aku juga langsung nyobain (kesempatan memang bisa datang berkali-kali, tetapi kelewatan kesempatan itu berujung pada penyesalan -curcol-).

Kesempatan facial dan hair spa itu datang lagi

Nah kali ini dalam rangka mengunjungi adik yang wisuda, aku nyempatin diri untuk facial plus hair spa. Udah lama ngga manjain muka dan rambut selama setahun lebih. Ternyata paket yang ditawarkan juga ada penambahan dan mengundang rasa penasaran aku untuk nyoba. Karena lagi ngga jerawat aku jadi iseng nyoba paket Bio Collagen yang juga merupakan Bio Rejuvenation Light Therapy seharga IDR 180.000 (biasanya harga di mall lebih mahal dari gerai Larissa di luar mall). Sering berada ruangan ber-AC terlalu lama menjadi salah satu alasan aku memilih jenis perawatan itu.

bioreju Alasan Facial dan Hair Spa di Larissa Yogyakarta
Bio Reju dengan Red Light (photo credit: larissa.co.id)

Bio Rejuvenation Light Therapy adalah therapy dengan Red Light untuk merejuvinasi kulit, mengurangi keriput dan garis halus, serta mengurangi inflamasi. Red Light dapat terpenetrasi dalam sampai ke lapisan dermis kulit, dimana terdapat kolagen dan elastin. Sinar yang terpenetrasi ke dalam kulit akan diserap dan mengakibatkan efek rejuvenasi: membantu regenerasi sel, melancarkan peredaran darah, dan menstimulasi produksi kolagen dan elastin.

Kolagen dan elastin sendiri adalah protein yang bertanggung jawab menjaga kekenyalan dan keelastisitasan kulit, yang mana produksinya akan berkurang seiring bertambahnya usia. Dengan Red Light, produksi kolagen dan elastin akan meningkat, dan struktur kulit yang kenyal dan elastis akan terjaga. Kulit menjadi lebih halus, bebas keriput dan garis halus.

-Larissa-

Urutan perawatannya hampir sama dengan facial organic biasa: cleansing, peeling, massage, dan steam. Tetapi kali ini ada menggunakan alat penyedot yang aku ngga tahu bentuknya seperti apa karena habis dipijat enak banget jadi ngantuk deh (dari awal sampai akhir merem mulu deh jadinya). Aku kira alat ini sudah menjadi pengganti pembersih komedo manual yang pakai jarum itu. Ternyata dugaan ini salah saudara-saudara. Mukaku masih harus ditusuk-tusuk untuk mengangkat komedo membandel hingga air mata pun tidak terbendung. Nah, setelah ‘penyiksaan’ itu, alis dirapikan, pakai alat high frequency, dimasker, lalu dibersihkan dan dikompres dengan es batu dengan segera. Final touch-nya kamu akan ditanya mau pakai obat jerawat atau pelembap, dan aku pilih pelembap saja.

Sedikit tips buat kamu yang menjalani perawatan di Larissa, kamu ngga perlu malu untuk melepas bra kalau memang nipple kamu tidak begitu ketara karena tertutup kemben motif batik, soalnya pijatan si therapist ngga begitu maksimal kalau ada tali bra dan tentunya kacamata dilepas sepanjang treatment ya.

ACUiCGJqSRyBInRSOaie Alasan Facial dan Hair Spa di Larissa Yogyakarta
Peralatan untuk hair spa (photo credit: larissa.co.id)

Setelah facial, tanpa nunggu lama aku langsung lanjut hair spa Avocado-Green Tea seharga IDR 65.000 dengan kondisi rambut panjang (untuk rambut rontok dan berketombe). Hair spa di Larissa memang memuaskan karena di awal treatment, setelah dikeramas, kulit kepalaku dioleskan jeruk nipis dan aloe vera, setelah itu baru dimasker dengan campuran alpukat dan green tea. Kepala dan bahu dipijit, rambut diuap, hingga dikeramas lagi dan di-blow. Kepala jadi terasa bersih, rambut wangi dan halus. Kalau di tempat lain yang pernah aku datangi, tidak menggunakan bahan alami dan pijatannya kurang enak. Pokoknya suka banget perawatan di Larissa.

hairspa Alasan Facial dan Hair Spa di Larissa Yogyakarta
Hair Spa (photo credit: larissa.co.id)

Kesimpulan perawatan di Larissa

Jadi kalau disimpulkan, nilai plus perawatan di Larissa:

  • Mbaknya ramah-ramah (kalau kitanya diam, mereka juga ngga banyak ngajakin ngomong),
  • Menggunakan bahan alami (cocok untuk yang ngga punya waktu untuk ini),
  • Pelayanannya baik, pijatan enak, pulang-pulang rasanya juga bersih dan wangi,
  • Teknologi modern,
  • Harga terjangkau,
  • Lokasi strategis.

Estimasi waktu yang dihabiskan untuk dua perawatan ini adalah kurang lebih 3 jam. Terus entah kenapa pipi kiri-kanan jadi merah seperti dikerok. Mungkin karena ngga cocok sama alat sedot itu kali ya. Lain kali kalau ada kesempatan datang, mungkin aku mau coba paket yang berbeda lagi. Terima kasih Larissa selalu bikin betah. Kalau kamu penasaran bisa ngintip-ngintip di webnya Larissa ya.

Leave a Reply