Belajar Menulis Puisi. Dimulai dari Puisi Cinta untuk Calon Mertua

Teruntuk Mami tersayang,

7 tahun sudah berlalu semenjak kumengenalmu,
Terima kasih telah memperhatikanku,
Walau aku bukanlah anak kandungmu,

Aku hanyalah kekasih dari anakmu,
Aku tidak punya hak untuk menuntut sesuatu,
Namun engkau selalu memberi yang terbaik padaku,

Di mataku, engkau sungguh luar biasa,
Melawan peluh demi kebahagiaan keluarga,
Tetap tersenyum walau dihadapkan dengan kendala,
Sosok yang kuat untuk memimpin bahtera bersama Papi tercinta,

Selama ini mungkin engkau tidak tahu yang aku rasa,
Karena aku terlalu malu untuk berkata,
Bermanja denganmu pun aku tak kuasa,
Bagai ada tembok besar yang menyelimuti raga,

Melalui surat ini, aku ingin engkau tahu,
Engkaulah calon mertuaku,
Pengganti sosok Mama yang sudah tidak lagi bersamaku,
Sekalipun bibir ini tidak mampu bertutur,
Percayalah, aku sangat menyayangimu,

-Dari calon menantumu yang pemalu-

Begitulah ungkapan isi hati sekaligus belajar mengekspresikannya dalam bentuk puisi. Ternyata untuk membuat puisi yang bagus itu cukup sulit, walaupun ditulis dalam bahasa Indonesia, otak kamu perlu diputar untuk berpikir mencari kata yang indah, menggunakan beberapa teknik seperti sinonim, metafora dan deskriptif tetapi tidak menghilangkan makna yang ingin disampaikan.

Puisi di atas terinspirasi oleh sosok calon mertuaku yang keibuan, mandiri, dan bisa mejadi sosok panutan yang baik. Beliau tidak pernah membeda-bedakan, kalau bisa, semua orang yang dia kasihi bisa mendapat perhatian dari dia. Tetapi aku yang pemalu ini, sulit berekspresi untukĀ mengungkapkan kekaguman dan rasa sayangku padanya. Jadi, puisi ini aku dedikasikan padanya. Pelan tapi pasti aku akan terus mencoba.

Sebenarnya, membuat puisi itu menyenangkan, apalagi bisa menghasilkan satu puisi setelah sekian lama tidak mencoba (yey!). Terakhir kali mencoba itu seperti waktu SMA di pelajaran bahasa Indonesia. Semoga di kali berikutnya aku bisa membuat lebih banyak puisi yang lebih baik lagi dan bisa bertukar puisi dengan teman-teman yang sudah lebih pro, terutama di puisi bertema cinta.

woman-reading-887274_1280
www.pixabay.com

Leave a Reply